Musrenbang Kecamatan Hari Pertama di Soreang dan Bacukiki, Usulan Prioritas Mengerucut Peningkatan SDM Masyarakat

Komentar Dinonaktifkan pada Musrenbang Kecamatan Hari Pertama di Soreang dan Bacukiki, Usulan Prioritas Mengerucut Peningkatan SDM Masyarakat

PAREPARE — Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Parepare 2025 memasuki tingkat Kecamatan.

Musrenbang hari pertama menyasar dua Kecamatan yakni Soreang dan Bacukiki, Selasa, 6 Februari 2024.

Di Kecamatan Soreang, berlangsung di aula Kantor Kecamatan Soreang, dibuka resmi Camat Soreang, Awaluddin, dihadiri Kapolsek Soreang, Danramil Soreang, Bappeda Parepare dipimpin Zainal, perwakilan SKPD terkait, para Lurah, delegasi Kelurahan, dan para stakeholder.

Sementara di Kecamatan Bacukiki, berlangsung di Baruga Peduli, dibuka resmi Camat Bacukiki Saharuddin, dihadiri Sekretaris Bappeda Parepare Dede Alamsyah Wakkang, jajaran SKPD terkait, para Lurah, delegasi Kelurahan, dan stakeholder.

Sejalan dengan tema Musrenbang tahun ini, yakni Penguatan Perekonomian dan Kesejahteraan Masyarakat Inklusif Serta Peningkatan Sumber Daya Manusia Unggul dan Berdaya Saing, usulan-usulan masyarakat dalam Musrenbang Kecamatan mengerucut prioritas pada pemberdayaan masyarakat seperti peningkatan SDM dan pelatihan-pelatihan kewirausahaan.

Sekretaris Bappeda Dede Alamsyah Wakkang mengatakan, usulan kegiatan pada 2025 memang lebih besar porsinya untuk peningkatan kapasitas masyarakat. Namun dia meyakinkan, usulan-usulan masyarakat yang masuk di Musrenbang tidak hilang, hanya saja realisasinya bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas.

“Jadi tahun 2025, peningkatan kompetensi yang diprioritaskan. Tahun 2026 silakan ajukan untuk pengadaan barang menindaklanjuti hasil-hasil pelatihan pada 2025,” kata Dede.

Dede mengemukakan, usulan Musrenbang juga diarahkan untuk mendukung program prioritas Pemerintah Pusat, Pj Gubernur Sulsel, dan Pj Wali Kota Parepare di antaranya penurunan stunting, kemiskinan ekstrem, dan pengendalian inflasi.

Hal sama ditekankan Ketua Tim Bappeda, Zainal dalam Musrenbang Kecamatan Soreang. “Usulan masyarakat sangat prioritas. Jadi di tingkat Kelurahan sudah dipilah untuk dibawa ke tingkat Kecamatan. Prioritas tahun 2025 adalah peningkatan SDM, peningkatan kemampuan masyarakat untuk berusaha produktif. Kalaupun ada bantuan peralatan itu melalui Dinas Sosial, tapi untuk disabilitas dan warga miskin,” ungkap Zainal.

Sementara Camat Soreang Awaluddin dan Camat Bacukiki Saharuddin menyampaikan pesan Pj Wali Kota Parepare, Akbar Ali tentang pentingnya sinergitas khususnya dalam menjaga keamanan dan kondusifitas menjelang Pemilu.

“Pesan dari Pak Pj Wali Kota saya harap ke depan semua unsur di Kecamatan Soreang senantiasa membangun komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi bersama menjaga keamanan wilayah untuk menciptakan Pemilu damai tanpa ada gejolak yang bisa memicu perpecahan. Perlu kerja sama dengan Linmas yang baru dilantik karena mereka bertugas sampai 2029,” ingat Awaluddin.

Terkait peningkatan SDM ini direspons positif delegasi Kelurahan Galung Maloang, Kecamatan Bacukiki. “Memang perlu itu pelatihan-pelatihan, seperti pelatihan menjahit. Karena sudah pernah terjadi, mesin jahit sudah ada, tapi tidak pernah terbuka kardusnya, karena yang dapat bantuan tidak punya keterampilan menjahit. Jadi memang penting pelatihan dulu, setelah itu bantuan peralatannya,” usul delegasi Kelurahan Galung Maloang tersebut.

Dalam Musrenbang juga terungkap, pagu indikatif wilayah untuk Kecamatan Soreang senilai total Rp952 juta untuk tujuh Kelurahan. Sementara Kecamatan Bacukiki mendapatkan Rp712 juta untuk empat Kelurahan. Tapi itu belum final karena masih dalam tahap proses pembahasan di DPRD Parepare.