TP “Planning Itu Rel, SKPD Roda, Amanah Tugas Lokomotifnya”

Komentar Dinonaktifkan pada TP “Planning Itu Rel, SKPD Roda, Amanah Tugas Lokomotifnya”

WhatsApp Image 2017-07-29 at 11.24.11

PAREPARE — Walikota Parepare, Dr. HM. Taufan Pawe, SH, MH membuka secara langsung pelatihan  evaluasi rencana kerja (renja) dan rencana strategis (renstra) yang digelar Bappeda di Ibis Hotel Makassar, 27 -29 Juli 2017.

Dalam sambutan singkatnya, Taufan berbagi tips soal perencanaan pembangunan.  Walikota ke-13 Parepare ini membagi keahlian perencanaan pembangunannya dengan mengambil analogi model transportasi kereta api.

Menurut Taufan, perencanaan itu ibarat rel kereta api, SKPD adalah rodanya dan amanah tugas adalah lokomotifnya.

“Jika roda kereta  tetap berada di relnya, maka niscaya perjalanan akan aman dan lancar. Begitu jugalah  pembangunan, jika dijalankan di atas rel perencanaan maka pasti hasilnya akan maksimal, memuaskan dan tentunya tidak melanggar regulasi yang ada,”jelas Taufan.

Merujuk pada pengalaman pembangunan yang berimplikasi pada ranah hukum, urai Taufan, banyak birokrat terjerembab karena ada hal yang dalam pelaksanaannya keluar dari rel (aturan) yang ada. Karena itu, ia mengapresiasi pelaksanaan pelatihan tersebut sebagai upaya menjaga aparat dari kekeliruan dalam pelaksanaan tugas dan kegiatan.

Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menyusun dokumen perencanaan. Hasilnya diharapkan agar penyelesaian dokumen bisa tepat waktu, tepat arah, dan tepat sasaran.

“Kita juga berharap bahwa peserta tidak sekadar mampu menyusun dokumen saja tetapi juga mampu menuangkan ide-ide perencanaan yang inovatif,” tandas Kepala Bappeda Parepare, H. Iwan Asaad, AP., M.Si.

Bimbingan teknis ini diikuti seluruh bagian perencanaan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Kota Parepare. Para peserta mendapatkan pelatihan secara teknis bagaimana mengevaluasi laporan renja dan renstra secara tepat serta menyusun indikator perencanaan yang berisi muatan program dan kegiatan pembangunan.

Iwan menambahkan, perencanaan yang baik adalah perencanaan yang disusun merunut pada dokumen induknya mulai dari RPJP, RPJM, Renstra dan Renja SKPD hingga lahirnya Perda APBD yang digunakan untuk membiayai jalannya pembangunan.//nir