Jaga Capaian Kinerja Pemkot, Bappeda Dorong SKPD Perbaiki Laporan

Komentar Dinonaktifkan pada Jaga Capaian Kinerja Pemkot, Bappeda Dorong SKPD Perbaiki Laporan

f3cfe7f1-8c05-48f8-8b26-5f1d7b95013a

Parepare – Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas laporan kinerja instansi Pemerintah (LKjIP), Bappeda membedah manajemen kinerja bersama SKPD beberapa waktu lalu.  Sekretaris Bappeda, EW. Ariyadi, ST, MT mengatakan bahwa evaluasi akuntabilitas kinerja ini harus dilakukan untuk mengukur perkembangan efektifitas implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (SAKIP).

“ Selain menyinggung masalah SAKIP,evaluasi ini juga dimaksudkan untuk mengukur efektifitas dan efisiensi penggunaan anggaran pada instansi pemerintah,” tambahnya

Sementara itu, menurut Kasubag Program dan Keuangan Bappeda , H. Andi Ardian Asyraq.R.S.Sos,M.Si, evaluasi LKjIP merupakan instruksi pusat yang dilakukan setiap tahunnya.

“Rekomendasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menegaskan bahwa  setiap daerah harus benar-benar dapat memperbaiki laporan kinerja instansi pemerintahnya. Hal ini dikarenakan evaluasi akuntabilitas kinerja merupakan wajah instansi pemerintah daerah itu sendiri dalam mempertanggungjawabkan  penggunaan anggaran dan efektifitas manfaat yang dihasilkan dalam penyerapan anggaran tersebut,” jelasnya.

Ardian menambahkan bahwa manjemen kinerja yang harus dikedepankan adalah manajemen pemerintahan yang berorientasi pada terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

“Setidaknya terdapat sejumlah kriteria untuk mewujudkan manjeman pemerintahan yang ideal diantaranya mampu menetapkan tujuan serta sasaran perencanaan yang jelas, memiliki target yang jelas serta mampu menetapkan ukuran anggaran yang proporsional, efektif dan efisien,”terangnya

Ia melanjutkan bahwa fungsi evaluasi LKjIP ini juga untuk mengatur fungsi kerja dan kinerja pegawai berdasarkan eselonnya.

“Dalam LKjIP, tata kerja eselon diatur berdasarkan fungsi kerja dan kinerja. Inilah yang disebut cascading kinerja. Kriteria Kinerja menghasilkan tujuan, sasaran, manfaat (outcome), serta hasil. Sedangkan Kerja menghasilkan program atau kegiatan serta besaran anggaran. Nah, cascading kinerja kemudian berperan mengatur manajemen kerja berdasarkan eselon. Untuk eselon empat (IV0 perannya berada pada level kegiatan dengan target capaian output (hasil), sedangkan eselon tiga  (III )dan dua (II) berperan pada posisi outcome atau di tingkat program dan kebijakan,”urai Ardian.